Mengapa Pangeran William tidak kuliah di Oxford dan Cambridge, tetapi memilih Universitas St. Andrews?

Mengapa Pangeran William tidak melanjutkan pendidikannya di Oxford dan Cambridge, tetapi memilih Universitas St. Andrews? Jawabannya ternyata seperti ini.

Didirikan pada tahun 1413, Universitas St. Andrews merupakan universitas tertua ketiga di dunia yang berbahasa Inggris. Universitas ini benar-benar universitas aristokratik dan selalu menduduki peringkat pertama di Skotlandia di Inggris Raya, ketiga di Inggris Raya.
Sebagai simbol otoritas universitas lama, Universitas St. Andrews juga memiliki tiga tongkat kerajaan berwarna abad pertengahan yang kuat yang berasal dari abad ke-15. Tongkat kerajaan ini sering muncul dalam acara-acara khidmat tertentu, seperti upacara wisuda mahasiswa, dan tongkat kerajaan juga merupakan ikatan emosional dari banyak mahasiswa yang telah lulus dari acara ini. Karena generasi demi generasi lulusan telah berdiri diam di hadapan tongkat kerajaan dan menyelesaikan transformasi hidup mereka dalam upacara tersebut.
Meskipun mahasiswa asing lebih cenderung memilih universitas di Inggris, universitas Skotlandia yang relatif sederhana telah menjadi keluarga yang baik dengan suasana akademis murni, suasana manusia klasik, dan ketenangan di luar dunia yang bising. Salah satu perguruan tinggi yang paling diminati di benak para pria dan wanita muda, merupakan pilihan pertama bagi keluarga kerajaan Inggris.
Kisah cinta pangeran dan warga sipil paling legendaris di abad ini terjadi di universitas ini. Cucu Ratu Elizabeth II, putra Pangeran Charles dan Putri Diana, pewaris takhta kedua Inggris, dan pangeran William yang membuat banyak gadis tergila-gila ini lulus dari Universitas St. Andrew dengan jurusan sejarah seni dan kemudian beralih ke geografi. Pada tahun 2005, ia memperoleh gelar Master (Honours) dari gelar kehormatan kelas dua di Skotlandia dan menjadi salah satu pewaris takhta dengan pendidikan tertinggi.
Istri Pangeran William, Putri Kate, juga lulus dari Universitas St. Andrews. Konon, pada tahun pendaftaran Pangeran William, banyak gadis yang datang untuk belajar dari Amerika Serikat ingin dekat dengan sang pangeran, tetapi sang pangeran tidak terlalu peduli. Sang pangeran melihat Kate di catwalk pada peragaan busana kampus dan terpesona. Meski keduanya kini telah menjadi orang tua, Pangeran George kecil yang cantik, Putri Charlotte kecil, dan Pangeran Louis kecil telah tumbuh dewasa, tetapi kisah romantis di Universitas St. Andrews ini masih menjadi perbincangan publik. Kisah cinta yang paling banyak dibicarakan.

Pangeran William masuk Universitas St. Andrews pada tahun 2001. Gambar tersebut memperlihatkan sang pangeran tengah membaca foto-foto yang diterbitkan oleh keluarga kerajaan.

Keduanya kembali ke Universitas St. Andrews tempat mereka belajar bersama setelah menikah.

Inggris memiliki kelas sosial yang sangat stabil. Sekolah negeri yang dikelola pemerintah menggunakan pendidikan sebagai hal yang universal, sementara pendidikan elit dilakukan melalui banyak sekolah swasta. Keluarga kerajaan Inggris memiliki aturan tidak tertulis yaitu "tidak berbicara tentang akademis dan prestasi." Keluarga kerajaan jarang pergi ke Cambridge dan Oxford. Bahkan, hal itu tercermin dari sisi lain bahwa kedua sekolah tersebut tidak setingkat dengan keluarga kerajaan, juga tidak memenuhi keanggunan keluarga kerajaan yang sederhana. Orientasi gaya, dan konotasi serta konstruksi gaya elit aristokrat Universitas St. Andrews telah menjadi daya tarik yang tak tergantikan. Di antara para agen jagoan film, anak-anak aristokrat mengatakan bahwa universitas tersebut hanya dapat memikirkan empat sekolah, dan Universitas St. Andrews adalah salah satunya.
Universitas St. Andrews sama dengan universitas Skotlandia lainnya. Gelar sarjana ditempuh dalam empat tahun. Namun, perbedaannya adalah universitas ini hanya terdiri dari empat fakultas, yaitu Fakultas Seni, Fakultas Sains, Fakultas Teologi, dan Fakultas Kedokteran. Fakultas ini terdiri dari Fakultas Mata Kuliah. Tidak ada sekolah hukum dan sekolah bisnis yang sangat umum.
Persyaratan penerimaan sarjananya sangat tinggi, dan IELTS pada dasarnya membutuhkan lebih dari 7 poin. Pada tingkat sarjana, terdapat empat fakultas Seni, Teologi, Kedokteran, dan Sains yang menerima mahasiswa pada tingkat sarjana. Terdapat pula fakultas ekonomi dan keuangan serta fakultas manajemen pada tingkat pascasarjana. Terdapat pula sekolah bahasa Inggris yang mengkhususkan diri dalam bahasa Inggris, dengan total 40 jurusan.
id_IDIndonesian